Menu

Fashion Trendy
  • Drop Down

    • Abstract
    • Model
    • Techo
    • Options
  • Photography Pictures Product

    Drop Menu

    • Crystal
    • Digital
    • Graphs
    • Settings
  • Menu

    Kesehatan 19

    • Home
    • Digital Art
      • Pics
        • SEO 1
        • SEO 2
      • CSS
        • CSS 1
        • CSS 2
        • CSS 3
        • CSS 4
        • CSS 5
      • Jquery
        • Jquery 1
        • Jquery 2
    • Fashion
      • Product 1
        • Sub Item
        • Sub Item
      • Product 2
        • Sub Item
        • Sub Item
    • Photography
    • Design
    Go
    Home » Unlabelled » sistem reproduksi pria

    sistem reproduksi pria

    Sistem Reproduksi Pria
    DEFINISI

    Struktur luar dari sistem reproduksi pria terdiri dari penis, skrotum (kantung zakar) dan testis (buah zakar).
    Struktur dalamnya terdiri dari vas deferens, uretra, kelenjar prostat dan vesikula seminalis.

    Anatomi sistem reproduksi pria

    Sperma (pembawa gen pria) dibuat di testis dan disimpan di dalam vesikula seminalis.
    Ketika melakukan hubungan seksual, sperma yang terdapat di dalam cairan yang disebut semen dikeluarkan melalui vas deferens dan penis yang mengalami ereksi.


    STRUKTUR

    Penis terdiri dari:
    - Akar (menempel pada didnding perut)
    - Badan (merupakan bagian tengah dari penis)
    - Glans penis (ujung penis yang berbentuk seperti kerucut).
    Lubang uretra (saluran tempat keluarnya semen dan air kemih) terdapat di umung glans penis.
    Dasar glans penis disebut korona.
    Pada pria yang tidak disunat (sirkumsisi), kulit depan (preputium) membentang mulai dari korona menutupi glans penis.

    Sirkumsisi

    Badan penis terdiri dari 3 rongga silindris (sinus) jaringan erektil:
    - 2 rongga yang berukuran lebih besar disebut korpus kavernosus, terletak bersebelahan
    - Rongga yang ketiga disebut korpus spongiosum, mengelilingi uretra.
    Jika rongga tersebut terisi darah, maka penis menjadi lebih besar, kaku dan tegak (mengalami ereksi).

    Skrotum merupakan kantung berkulit tipis yang mengelilingi dan melindungi testis.
    Skrotum juga bertindak sebagai sistem pengontrol suhu untuk testis, karena agar sperma terbentuk secara normal, testis harus memiliki suhu yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan suhu tubuh.
    Otot kremaster pada dinding skrotum akan mengendur atau mengencang sehinnga testis menggantung lebih jauh dari tubuh (dan suhunya menjadi lebih dingin) atau lebih dekat ke tubuh (dan suhunya menjadi lebih hangat).

    Testis berbentuk lonjong dengan ukuran sebesar buah Zaitun dan terletak di dalam skrotum. Biasanya testis kiri agak lebih rendah dari testis kanan.
    Testis memiliki 2 fungsi, yaitu menghasilkan sperma dan membuat testosteron (hormon seks pria yang utama).

    Anatomi sistem reproduksi pria

    Epididimis terletak di atas testis dan merupakan saluran sepanjang 6 meter.
    Epididimis mengumpulkan sperma dari testis dan menyediakan ruang serta lingkungan untuk proses pematangan sperma.

    Vas deferens merupakan saluran yang membawa sperma dari epididimis.
    Saluran ini berjalan ke bagian belakang prostat lalu masuk ke dalam uretra dan membentuk duktus ejakulatorius.
    Struktur lainnya (misalnya pembuluh darah dan saraf) berjalan bersama-sama vas deferens dan membentuk korda spermatika.

    Jalur sperma

    Uretra berfungsi 2 fungsi:
    # Bagian dari sistem kemih yang mengalirkan air kemih dari kandung kemih
    # Bagian dari sistem reproduksi yang mengalirkan semen.

    Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih di dalam pinggul dan mengelilingi bagian tengah dari uretra.
    Biasanya ukurannya sebesar walnut dan akan membesar sejalan dengan pertambahan usia.
    Prostat dan vesikula seminalis menghasilkan cairan yang merupakan sumber makanan bagi sperma. Cairan ini merupakan bagian terbesar dari semen. Cairan lainnya yang membentuk semen berasal dari vas deferens dan dari kelenjar lendir di dalam kepala penis.


    FUNGSI

    Selama melakukan hubungan seksual, penis menjadi kaku dan tegak sehingga memungkinkan terjadinya penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina)
    Ereksi terjadi akibat interaksi yang rumit dari sitem saraf, pembuluh darah, hormon dan psikis.
    Rangsang yang menyenangkan menyebabkan suatu reaksi di otak, yang kemudian mengirimkan sinyalnya melalui korda spinalis ke penis.
    Arteri yang membawa darah ke korpus kavernosus dan korpus spongiosum memberikan respon, yaitu berdilatasi (melebar). Arteri yang melebar menyebabkan peningkatan aliran darah ke daerah erektil ini, sehingga daerah erektil terisi darah dan melebar.
    Otot-otot di sekitar vena yang dalam keadaan normal mengalirkan darah dari penis, akan memperlambat aliran darahnya.
    Tekanan darah yang meningkat di dalam penis menyebabkan panjang dan diameter penis bertambah.

    Ejakulasi terjadi pada saat mencapai klimaks, yaitu ketika gesekan pada glans penis dan rangsangan lainnya mengirimkan sinyal ke otak dan korda spinalis.
    Saraf merangsang kontraksi otot di sepanjang saluran epididimis dan vas deferens, vesikula seminalis dan prostat. Kontraksi ini mendorong semen ke dalam uretra.
    Selanjutnya kontraksi otot di sekeliling urretra akan mendorong semen keluar dari penis.
    Leher kandung kemih juga berkonstriksi agar semen tidak mengalir kembali ke dalam kandung kemih.

    Setelah terjadi ejakulasi (atau setelah rangsangan berhenti), arteri mengencang dan vena mengendur.
    Akibatnya aliran darah yang masuk ke arteri berkurang dan aliran darah yang keluar dari vena bertambah, sehingga penis menjadi lunak.
    adjis alamsyah
    Add Comment
    Sunday, December 4, 2011

    facebook

    twitter

    google+

    fb share

    About adjis alamsyah

    Related Posts
    < Previous Post Next Post >

    Weekly Posts

    • Alasan Kenapa Jembut (Rambut Vagina ) Perlu Dicukur
      Alasan Kenapa Jembut (Rambut Vagina ) Perlu Dicukur Cukur Jembut – Pakar andrologi Prof Dr dr Nukman Moeloek, Sp And mengakui bulu kemalu...
    • forum
      teknologi N informasi
    • menjaga kesehatan tubuh
      Tips menjaga kesehatan tubuh Tips menjaga kesehatan tubuh – Dalam menjalankan aktifitas yang padat dalam keseharian kita. Kita perlu menj...
    • kesehatan lingkungan
      Kesehatan lingkungan adalah Ilmu dan seni untuk mencegah pengganggu, menanggulangi kerusakan dan meningkatkan/memulihkan fungsi lingkungan...
    • Tips cara mengecilkan perut buncit secara alami
      Cara mengecilkan Perut Buncit - Setiap orang pasti mendambakan bentuk perut yang rata tanpa tumpukan lemak sebab bentuk perut yang buncit m...
    • 6 tips menjaga kesehatan telinga
      MENJAGA dan merawat kesehatan telinga bukan hanya sekadar menbersihkannya dengan cotton bud. Banyak yang harus dilakukan agar organ pendenga...
    • Cara menjaga kesehatan bibir
      Cara menjaga kesehatan bibir Bibir merupakan bagian terpenting pada manusia, oleh karena itu keindahan bibir selalu dijaga, terutama oleh ...
    • Sejarah kesehatan masyarakat (puskesmas)
      Sejarah kesehatan masyarakat (puskesmas) Pada bulan November 1967, dilakukan seminar yang membahas dan merumuskan program kesehatan masya...
    • cara meningkatkan pengunjung blog
      CARA MENINGKATKAN PENGUNJUNG BLOG Kenapa semua orang menginginkan pengunjung blog, website, atau situs mereka cara dengan cepat? Sebab s...
    • kesehatan gusi
      Gingivitis, atau peradangan pada gusi dapat menyebabkan penyakit gusi yang lebih serius. Jika dibiarkan, penyakit gusi akhirnya akan menye...

    Like us On Facebook

    Labels

    • berita terbaru (2)
    • forum (1)
    • tugas (5)

    Copyright Kesehatan 19 2016 . Template Created by